
Fenomena penjualan obat keras secara bebas di pinggir jalan kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah insiden mengejutkan terjadi di wilayah Jakarta Timur. Beredar luas di media sosial sebuah video yang memperlihatkan beberapa oknum tak dikenal mengarahkan petasan ke arah lapak penjual obat yang diduga menjual obat keras jenis Tramadol secara ilegal. Aksi tersebut langsung menyita perhatian warga sekitar karena suara ledakan petasan yang cukup keras dan menimbulkan kepanikan di area tersebut.
Dalam rekaman yang viral, terlihat sejumlah orang yang menutupi identitas mereka mendekati deretan lapak yang berada di pinggir jalan, lalu menyalakan petasan dan melemparkannya ke arah tempat penjual obat tersebut. Beberapa pedagang langsung berhamburan meninggalkan lokasi untuk menghindari ledakan. Meskipun tidak dilaporkan adanya korban luka serius, kejadian ini memicu perdebatan publik tentang maraknya peredaran obat keras tanpa izin di beberapa wilayah ibu kota, khususnya di kawasan padat penduduk di sekitar Jakarta.
Banyak warga menilai bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kemarahan masyarakat terhadap praktik penjualan obat keras yang kerap dijual bebas tanpa pengawasan. Namun di sisi lain, sejumlah pihak mengingatkan bahwa tindakan main hakim sendiri tetap tidak dapat dibenarkan. Aparat dari Kepolisian Negara Republik Indonesia dikabarkan mulai menelusuri video yang beredar untuk mengidentifikasi para pelaku sekaligus menyelidiki dugaan peredaran obat keras ilegal di lokasi tersebut.
Kasus ini kembali membuka diskusi luas mengenai pengawasan distribusi obat keras di Indonesia. Obat seperti Tramadol seharusnya hanya dapat diperoleh melalui resep dokter karena memiliki risiko penyalahgunaan yang tinggi. Jika dijual bebas di jalanan, obat tersebut berpotensi disalahgunakan oleh kalangan remaja hingga pekerja yang mencari efek stimulan. Oleh karena itu, masyarakat berharap adanya tindakan tegas dari pihak berwenang untuk menertibkan praktik penjualan ilegal yang masih sering ditemukan di beberapa sudut kota besar.
Hingga saat ini, peristiwa tersebut masih menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Banyak netizen meminta agar pemerintah daerah bersama aparat keamanan melakukan operasi penertiban secara berkala agar kejadian serupa tidak terulang kembali di wilayah Jakarta Timur maupun daerah lain di Indonesia. Sementara itu, masyarakat juga diimbau untuk melaporkan jika menemukan aktivitas penjualan obat keras ilegal agar dapat ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.
