
Jose Mourinho tidak ingin Real Madrid terlena dengan start positif mereka di La Liga 2026/2027. Setelah meraih tiga kemenangan beruntun, Los Blancos kini menghadapi ujian yang jauh lebih berat ketika bertemu Real Betis.
Mourinho menyadari bahwa Betis merupakan salah satu lawan yang mampu membuat Real Madrid kesulitan. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, menjadi ujian penting bagi perkembangan tim Madrid di bawah asuhan pelatih asal Portugal tersebut.
Real Madrid memang datang dengan modal meyakinkan. Mereka telah mengawali kompetisi dengan tiga kemenangan dan mencetak 10 gol. Namun, performa tersebut belum membuat Mourinho menganggap perjalanan musim ini akan mudah.
Pelatih berjuluk The Special One tersebut justru melihat pertandingan melawan Betis sebagai salah satu tantangan awal yang bisa mengukur sejauh mana perkembangan skuadnya.
Betis Punya Kemampuan Menyulitkan Madrid
Real Betis bukan lawan yang bisa dianggap remeh. Bahkan, catatan pertandingan di markas Betis menunjukkan betapa sulitnya Real Madrid meraih kemenangan di sana. Madrid disebut belum menang dalam empat kunjungan terakhirnya ke kandang Betis.
Situasi tersebut membuat Mourinho harus menyiapkan strategi secara matang. Betis memiliki kemampuan untuk bermain dengan struktur yang rapat sekaligus memanfaatkan momentum ketika mendapatkan ruang.
Selain faktor permainan, atmosfer pertandingan juga menjadi tantangan tersendiri bagi Madrid. Pertandingan di Andalusia diperkirakan berlangsung dengan intensitas tinggi dan tekanan besar terhadap tim tamu.
Mourinho pun tidak ingin anak asuhnya hanya mengandalkan kualitas individu seperti Kylian Mbappe, Jude Bellingham, Vinicius Junior, atau pemain bintang lainnya.
Baginya, kekuatan kolektif tetap menjadi faktor utama.
Real Madrid Sedang Dalam Tren Positif
Kekhawatiran Mourinho terhadap Betis bukan berarti Real Madrid datang dalam kondisi buruk. Sebaliknya, Madrid sedang berada dalam momentum yang sangat positif.
Los Blancos berhasil memenangkan tiga pertandingan awal La Liga. Mereka juga menunjukkan perkembangan dalam aspek intensitas, pertahanan, serta koordinasi antarlini.
Pada pertandingan terakhir, Real Madrid mengalahkan Malaga dengan skor telak 4-0. Jude Bellingham menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol, sementara Kylian Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor. Vinicius Junior juga memberikan assist untuk gol Arda Guler.
Hasil tersebut membuat Madrid mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan dan berada di posisi teratas klasemen sementara.
Namun, Mourinho tahu bahwa menghadapi Betis akan memberikan tantangan yang berbeda.
Pertemuan Mourinho dan Pellegrini Menjadi Sorotan
Pertandingan Real Betis vs Real Madrid juga memiliki cerita menarik karena mempertemukan Jose Mourinho dengan Manuel Pellegrini.
Kedua pelatih tersebut memiliki sejarah panjang di sepak bola Eropa dan pernah terlibat persaingan ketika menangani klub-klub besar.
Menariknya, jelang pertemuan kali ini, hubungan keduanya terlihat jauh lebih tenang. Pellegrini bahkan menilai Mourinho kini lebih matang dan lebih rasional dibandingkan masa lalu.
Mourinho sendiri memberikan penghormatan kepada Pellegrini dan mengakui bahwa dirinya pernah mengeluarkan komentar yang tidak bijaksana pada masa lalu.
Kini, fokus kedua pelatih adalah pertandingan di lapangan.
Pellegrini juga menyadari bahwa Real Madrid datang dengan kondisi sangat baik. Menurutnya, Betis harus memainkan pertandingan secara lengkap dan disiplin jika ingin mendapatkan hasil positif menghadapi skuad Mourinho.
Mourinho Tuntut Madrid Tetap Tenang
Salah satu hal yang menjadi perhatian Mourinho adalah kemampuan Real Madrid menghadapi tekanan.
Dalam beberapa pertandingan awal, Madrid memang sempat menghadapi situasi sulit. Namun, Mourinho justru mengapresiasi respons para pemainnya ketika pertandingan tidak berjalan sesuai rencana.
Saat menghadapi Real Sociedad, misalnya, Madrid sempat kesulitan menekan lawan pada babak pertama. Mourinho kemudian melakukan penyesuaian dan timnya mampu tampil jauh lebih dominan pada babak kedua.
Menurut Mourinho, kemampuan untuk tetap tenang ketika menghadapi kesulitan merupakan bagian penting dari proses membangun tim.
Hal tersebut kemungkinan kembali dibutuhkan ketika menghadapi Betis.
Jika Madrid gagal menemukan ritme sejak awal, Betis berpotensi memanfaatkan situasi tersebut untuk memberikan tekanan.
Betis Bisa Menjadi Ujian Pertama Mourinho
Start sempurna Real Madrid memang memberikan optimisme besar kepada para pendukungnya. Namun, rangkaian pertandingan berikutnya akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kekuatan sebenarnya dari tim Mourinho.
Setelah menghadapi Betis, Madrid akan menghadapi Inter Milan di Liga Champions sebelum kemudian menjalani pertandingan penting melawan Atletico Madrid. Karena itu, laga melawan Betis menjadi awal dari periode yang sangat menantang.
Pertandingan tersebut juga penting bagi Mourinho untuk menguji kedalaman skuadnya.
Madrid saat ini menghadapi sejumlah masalah kebugaran dan absensi pemain. Beberapa pemain seperti Eder Militao, Ferland Mendy, Aurelien Tchouameni, Rodrygo, dan Endrick termasuk dalam daftar pemain yang tidak tersedia untuk pertandingan tersebut.
Situasi itu membuat Mourinho harus pintar melakukan rotasi sekaligus menjaga keseimbangan tim.
Kualitas Individu Bukan Satu-Satunya Kunci
Real Madrid memiliki banyak pemain berkualitas. Mbappe dapat menjadi ancaman terbesar di lini depan, Bellingham memberikan kreativitas sekaligus energi dari lini tengah, sementara Vinicius mampu menciptakan perbedaan melalui kecepatan dan kemampuan satu lawan satu.
Tetapi melawan Betis, kualitas individu saja belum tentu cukup.
Mourinho kemungkinan akan menuntut Madrid bermain lebih kolektif, terutama ketika kehilangan bola. Kedisiplinan lini tengah dan pertahanan juga akan menjadi faktor penting untuk mencegah Betis mendapatkan ruang.
Jika Madrid mampu mengontrol permainan sejak awal, peluang meraih tiga poin tentu terbuka lebar.
Namun, jika Betis berhasil memaksakan tempo permainan mereka, pertandingan bisa berubah menjadi duel yang sangat sulit.
Jose Mourinho mewaspadai Real Betis bukan tanpa alasan. Meskipun Real Madrid sedang berada dalam performa impresif, Betis memiliki karakter permainan dan kondisi kandang yang dapat memberikan masalah besar bagi Los Blancos.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Mourinho untuk membuktikan bahwa Real Madrid bukan hanya mampu mencetak banyak gol, tetapi juga mampu memenangkan pertandingan sulit dengan cara yang matang.
Dengan tren positif Madrid, pengalaman Mourinho, serta kualitas pemain seperti Mbappe, Bellingham, dan Vinicius, Los Blancos tetap menjadi favorit. Namun, Betis memiliki peluang untuk membuat kejutan jika mampu mempertahankan organisasi permainan dan memanfaatkan kelemahan Madrid.
Satu hal yang pasti, Real Betis bukan lawan yang ingin diremehkan Mourinho. Duel ini berpotensi menjadi ujian nyata pertama bagi proyek baru Mourinho di Real Madrid.
