0 0
Read Time:3 Minute, 55 Second

Aksi konvoi pemuda membawa celurit di Kabupaten Cirebon menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, sejumlah pemuda terlihat mengendarai sepeda motor secara beriringan sambil membawa dan mengacungkan senjata tajam di tengah lalu lintas. Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Peristiwa yang menjadi perhatian publik itu diduga berkaitan dengan tawuran antarkelompok pelajar. Polisi menyebut aksi tersebut terjadi pada 20 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Raya Arjawinangun-Palimanan, wilayah Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.

Video Konvoi Bercelurit Viral di Media Sosial

Video berdurasi sekitar 2 menit 54 detik memperlihatkan rombongan pemuda mengendarai sepeda motor di jalur Pantura Kabupaten Cirebon. Beberapa orang tampak membawa celurit berukuran panjang dan mengacungkannya ketika melintas di tengah kendaraan lain.

Rekaman tersebut juga memperlihatkan sejumlah pemuda berlarian dan saling mengejar. Beberapa sepeda motor bahkan terlihat kehilangan kendali hingga terjatuh di jalan.

Dalam video lain yang beredar, rombongan tersebut terlihat melintas di kawasan yang diduga berada di sekitar Palimanan, Klangenan hingga Jamblang. Aksi tersebut kemudian ramai diperbincangkan setelah rekamannya tersebar di berbagai platform media sosial.

Polisi Telusuri Identitas Para Pelaku

Menindaklanjuti video yang viral, Polresta Cirebon melalui Tim TEKAB 852 Satreskrim bersama Unit Reskrim Polsek Klangenan melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pemuda yang diduga terlibat.

Dalam pengungkapan kasus yang diberitakan tersebut, polisi mengamankan tiga orang yang diduga memiliki peran dalam aksi tawuran, yakni DS (18), WA (17), dan H (15).

DS diduga berperan sebagai orang yang merekam aksi tawuran sekaligus mengelola akun media sosial yang mengunggah rekaman. Sementara WA dan H diduga membawa senjata tajam jenis celurit ketika aksi berlangsung.

Perlu dicatat, angka lima orang pada judul berita merujuk pada judul laporan yang beredar, sementara rincian pengungkapan kasus yang tersedia menyebut tiga orang telah diamankan dalam perkara konvoi/tawuran tersebut. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Tawuran Diduga Melibatkan Kelompok Pelajar

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tawuran tersebut diduga melibatkan kelompok pelajar SMK dari wilayah Kecamatan Depok dengan kelompok pelajar dari salah satu SMK di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon.

Bentrok antarkelompok tersebut disebut menyebabkan sejumlah korban mengalami luka-luka. Polisi kemudian melakukan penelusuran terhadap rekaman dan informasi yang beredar untuk mengetahui peran masing-masing orang dalam kejadian tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena aksi dilakukan menggunakan senjata tajam dan berlangsung di ruang publik yang ramai kendaraan. Kondisi tersebut tidak hanya berisiko bagi kelompok yang terlibat, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Barang Bukti Turut Diamankan

Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Barang bukti yang disebut antara lain satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hijau yang diduga digunakan untuk merekam kejadian serta tiga unit telepon seluler. Barang-barang tersebut kemudian diamankan untuk mendukung proses pemeriksaan dan penyidikan.

Polisi juga masih melakukan pendalaman untuk mengumpulkan bukti tambahan dan memeriksa saksi-saksi yang berkaitan dengan kejadian.

Polisi Tegaskan Tidak Akan Beri Ruang untuk Tawuran

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi aksi tawuran yang meresahkan masyarakat, terlebih apabila melibatkan senjata tajam.

Menurut kepolisian, penggunaan senjata tajam dalam tawuran dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Polisi juga mengimbau para pelajar agar tidak mudah terprovokasi maupun bergabung dengan kelompok yang berpotensi melakukan kekerasan. Perselisihan antarpelajar diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan cara-cara yang positif.

Orang Tua dan Sekolah Diminta Tingkatkan Pengawasan

Kasus konvoi bercelurit di Cirebon kembali menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas pelajar di luar lingkungan sekolah.

Polresta Cirebon mengajak orang tua dan pihak sekolah meningkatkan pengawasan, terutama terhadap aktivitas anak di luar jam belajar. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah pelajar terlibat dalam kelompok yang berpotensi melakukan tawuran.

Selain pengawasan, edukasi mengenai dampak hukum dan keselamatan dari penggunaan senjata tajam juga menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kejadian serupa.

Penyidikan Masih Berlanjut

Para pelaku yang telah diamankan bersama barang bukti masih menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut di Mapolresta Cirebon.

Penyidik juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aksi tersebut. Dengan demikian, perkembangan jumlah pihak yang diamankan masih dapat berubah seiring proses penyidikan.

Masyarakat yang mengetahui adanya potensi gangguan keamanan atau aksi tawuran diminta segera melapor kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.

Kasus konvoi bercelurit di Cirebon menjadi perhatian setelah video sejumlah pemuda membawa senjata tajam di jalan raya viral di media sosial. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan dalam rincian kasus yang tersedia mengamankan tiga orang, yakni DS, WA, dan H.

Polisi menduga aksi tersebut berkaitan dengan tawuran antarkelompok pelajar yang terjadi di wilayah Palimanan pada Juli 2026. Penyidikan masih berlangsung untuk mengetahui keterlibatan pihak lain serta mengungkap kasus secara menyeluruh.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa aksi tawuran menggunakan senjata tajam tidak hanya mengancam pelaku, tetapi juga keselamatan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong gila4d vertu789 karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto slot gacor karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto kaskus288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 ayamtoto slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot88 slot gacor slot gacor slot gacor ketua288 slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor
vertu789