0 0
Read Time:3 Minute, 0 Second

Kasus mutilasi di Depok memasuki babak baru setelah polisi mengungkap motif Saepul (26) mengincar korban berinisial K (51). Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, Saepul disebut tertarik menguasai sepeda motor Honda PCX milik korban setelah melihat foto korban bersama kendaraan tersebut di media sosial.

Kasus ini bermula dari perkenalan Saepul dengan korban melalui media sosial. Polisi kemudian menemukan fakta bahwa sepeda motor menjadi salah satu alasan utama pelaku mendekati korban.

Keterangan tersebut disampaikan Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Saepul Tertarik Setelah Melihat Foto Korban

Polisi menjelaskan bahwa Saepul melihat salah satu foto korban yang sedang menggunakan Honda PCX warna hitam. Dari foto tersebut, muncul keinginan pelaku untuk menguasai kendaraan milik korban.

Menurut penyidik, kondisi ekonomi menjadi salah satu faktor yang disebut mendorong munculnya niat tersebut. Saepul kemudian menyampaikan keinginannya kepada seorang teman yang menjadi saksi mahkota dalam perkara ini.

Fakta tersebut menjadi bagian penting dalam pengungkapan motif kasus mutilasi yang terjadi di wilayah Depok.

Saepul Sempat Ceritakan Niatnya kepada Teman

Penyidik mengungkap bahwa pada 23 Juli 2026, Saepul menghubungi temannya dan menyampaikan keinginan untuk mendapatkan sepeda motor.

Ketika ditanya bagaimana cara memperoleh kendaraan tersebut, Saepul disebut menjawab dengan menyebut kemungkinan melakukan pembunuhan. Polisi kemudian menggunakan keterangan teman tersebut sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Keterangan saksi menjadi salah satu informasi yang membantu penyidik mengurai rangkaian peristiwa hingga akhirnya mengarah kepada Saepul.

Korban Diajak Bertemu di Kontrakan

Setelah muncul niat untuk menguasai sepeda motor korban, Saepul kemudian mengajak K bertemu di kontrakannya yang berada di Cipayung, Depok.

Menurut keterangan polisi, terjadi cekcok antara Saepul dan korban sebelum akhirnya korban meninggal dunia. Setelah kejadian tersebut, Saepul membawa sepeda motor Honda PCX milik korban.

Polisi juga menyebut kendaraan tersebut kemudian dijual ke wilayah Pandeglang, Banten.

Polisi Ungkap Motif Kasus Mutilasi Depok

Pengungkapan motif menjadi bagian penting dalam penyidikan kasus mutilasi di Depok. Dari hasil pendalaman, polisi menyebut faktor ekonomi dan keinginan menguasai sepeda motor korban sebagai motif yang melatarbelakangi tindakan Saepul.

Kasus tersebut menunjukkan bagaimana informasi yang dibagikan melalui media sosial dapat menjadi bagian dari perhatian pelaku kejahatan. Namun, informasi mengenai kendaraan dalam sebuah foto tentu tidak dengan sendirinya menyebabkan seseorang menjadi korban kejahatan.

Polisi tetap melakukan penyelidikan berdasarkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap keseluruhan rangkaian perkara.

Motor Honda PCX Dibawa dan Dijual

Setelah korban meninggal dunia, sepeda motor Honda PCX milik korban dibawa oleh Saepul. Polisi menyebut kendaraan tersebut kemudian dijual ke Pandeglang, Banten.

Informasi mengenai keberadaan dan transaksi kendaraan menjadi salah satu bagian yang ditelusuri penyidik untuk mengungkap perkara secara menyeluruh.

Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa kendaraan menjadi salah satu tujuan utama dari aksi yang dilakukan pelaku.

Kasus Masih Menjadi Perhatian Polisi

Kasus mutilasi yang melibatkan Saepul masih menjadi perhatian aparat penegak hukum. Polisi terus mendalami keterangan saksi, barang bukti, serta rangkaian kejadian untuk memastikan seluruh fakta dalam perkara tersebut terungkap.

Pengungkapan motif juga penting untuk menjelaskan hubungan antara pelaku dan korban serta alasan di balik pertemuan keduanya.

Dalam pemberitaan kasus kriminal, status seseorang sebagai tersangka atau pelaku perlu tetap merujuk pada keterangan resmi penyidik dan proses hukum yang sedang berjalan.

Saepul disebut mengincar korban mutilasi di Depok setelah melihat foto korban dengan motor Honda PCX. Polisi mengungkap bahwa keinginan menguasai kendaraan tersebut muncul setelah Saepul melihat foto korban di media sosial.

Menurut penyidik, faktor ekonomi turut menjadi latar belakang munculnya niat tersebut. Saepul kemudian mengajak korban bertemu di kontrakannya di Cipayung, Depok, sebelum korban meninggal dunia dan sepeda motornya dibawa pergi. Kendaraan tersebut kemudian disebut dijual ke Pandeglang, Banten.

Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian dan memastikan proses hukum berjalan berdasarkan bukti yang ditemukan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong gila4d vertu789 karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto slot gacor karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto kaskus288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 ayamtoto slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot88 slot gacor slot gacor slot gacor ketua288 slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor
vertu789